Pilihan WordPress Framework Untuk Desain Template

Framework Template Terbaik

Membuat sebuah blog atau situs tentu tidak akan jauh dari sebuah desain, karena desain juga merupakan bagian dari kelengkapan sebuah situs. Pengunjung sebuah situs akan memiliki kesan pertama situs yang dikunjungi memiliki sebuah desain yang bagus, dan navigasi yang mudah.

Kualitas desain dari sebuah situs menunjukkan profesionalisme dan sebuah karakter dari situs itu sendiri. Ketika mengunjungi situs besar layaknya Google, Facebook, Twitter, dan sebagainya, tentu bisa dilihat sebuah ciri khas dari masing-masing situs tersebut.

Menyinggung sebuah desain web tentu tidak akan jauh dari sebuah Framework, meskipun membuat sebuah desain web tidak mengharuskan untuk menggunakan framework. Tapi, secara tidak langsung dengan adanya framework proses pengerjaan sebuah desain menjadi sedikit lebih mudah.

WordPress selain menawarkan banyak template gratis dan berbayar yang bisa digunakan, juga menawarkan bagi pengguna yang ingin membuat desain secara mandiri. Salah satu yang populer dikalangan pengguna WordPress adalah dengan membuat child theme untuk mendesain.

Selain dengan membuat sebuah child theme, ada cara lain yang sama dan mungkin lebih menarik yaitu dengan memanfaatkan WordPress Framework. Ada banyak pilihan WordPress Framework yang bisa digunakan, seperti:

  1. Carringtone Core
  2. Genesis Framework
  3. Underscores
  4. Gantry Framework
  5. Cherry
  6. UpThemes
  7. Codestar Framework, etc.

Banyak pilihan Framework yang bisa digunakan untuk WordPress, bahkan Bootsrap pun bisa digunakan. Setiap jenis Framework menawarkan kelebihan masing-masing, dan tingkat kesulitan yang berbeda.

Jika tidak memiliki dana untuk menggunakan Framework berbayar, ada banyak pilihan Framework gratis yang bisa digunakan, hanya saja untuk versi gratis biasanya memiliki banyak keterbatasan. Tapi, secara umum versi gratis tidak kalah menarik dengan versi berbayar.

Membedakan WordPress Framework Dengan Framework Lain

Secara umum Framework adalah sama, yang membedakan adalah bahwa WordPress Framework merupakan bundle/package atau library yang dibuat khusus untuk WordPress.

Ada yang mengatakan bahwa menggunakan WordPress Framework lebih diunggulkan/disarankan dibanding dengan Framework umum. Tapi menurut saya secara pribadi adalah sama, hanya mungkin terdapat beberapa hal yang perlu disesuaikan.

Pilihan Framework Yang Paling Tepat

Jika melihat fungsi dan kekurangan serta kelebihan, secara umum semua Framework bisa digunakan. Tapi, jika melihat dari banyaknya pengguna, maka pilihan yang paling pas adalah menggunakan Genesis Framework. Hanya saja Genesis merupakan WordPress Framework berbayar, jadi jika ingin menggunakannya maka perlu menyiapkan dana terlebih dulu.

WordPress Framework Yang Mudah Digunakan

Jenis WordPress Framework secara umum ada 2, jenis pertama adalah manual dimana membutuhkan pemahaman minimal mengenai PHP, WordPress Tag, dan CSS. Sedangkan jenis kedua adalah drag and drop yang memang bisa dikatakan sangat memudahkan pengguna meski terkadang membutuhkan pemahaman pemrograman web terutama WordPress.

Perbedaan WordPress Framework Dengan Child Theme

Antara WordPress Framework dengan Child Theme sebenarnya adalah sama, dengan kata lain tidak ada perbedaan yang signifikan. Kalaupun terdapat perbedaan biasanya adalah pada fitur dan kemudahan penggunaan, meskipun dalam hal ini lebih mengarah pada tingkat kemampuan masing-masing.

Pada intinya, apapun jenis Framework yang digunakan, baik itu WordPress Framework atau child theme dan lainnya, semua itu hanya bersifat dukungan ketiga atau katakanlah sebuah platform tambahan. Mengenai hasil sebuah desain tergantung pada masing-masing developer dan atau pengguna, karena WordPress Framework hanya sebagai tambahan atau bantuan dalam pembuatan sebuah desain template WordPress.

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *