Cara Membuat “Sticky” Floating Sidebar Widget di WordPress

membuat sticky widget

Tutorial Fixed Widget WordPress

Sticky widget atau fixed widget merupakan sebuah widget melayang (floating) ketika di scroll, sehingga sidebar akan terlihat seolah sama (ukurannya) seperti artikel atau dengan kata lain ketika layar di scroll maka sidebar tidak terlihat kosong. Fixed widget ini dapat dipakai untuk membuat bagian sidebar selalu terlihat meski layar di scroll kebawah, contoh widget yang biasanya dibuat melayang (fixed) adalah Facebook like, iklan, email subscribe dan sebagainya.

WordPress menawarkan kemudahan bagi para penggunanya, untuk membuat floating widget ini pun sangat mudah. Ada banyak plugin yang tersedia di WordPress, termasuk plugin untuk membuat fixed widget. Selain itu juga bisa dilakukan dengan cara manual bagi yang sudah expert.

Cara manual tidak dibahas pada artikel ini, karena untuk pemula membuat script bukan sebuah hal mudah. Solusi paling mudah adalah dengan menginstall plugin untuk membuat sticky widget.

sticky widget

Plugin Sticky Widget di WordPress

Ada banyak pilihan plugin sticky widget yang bisa digunakan, berikut adalah daftar plugin untuk embuat fixed widget:

  1. Q2W3 Fixed Widget
  2. Sticky WordPress Plugin
  3. Widgetized Stickybar Plugin
  4. Advanced Floating Content Plugin
  5. Theia Sticky Sidebar for WordPress

Masih ada banyak plugin lainnya yang bisa menjadi pilihan, tapi daftar plugin diatas sudah lebih dari cukup, dan yang akan dibahas adalah Q2W3 Fixed Widget karena simple dan mudah untuk digunakan.

Instalasi plugin Q2W3 Widget Fixed bisa dilakukan melalui dashboard Plugin > Add New kemudian cari Q2W3, atau bisa dilakukan dengan mendownload dari laman WordPress Plugin dan selanjutnya tambahkan dari komputer.

Cara Setting Plugin Q2W3 Widget Fixed

Setelah instalasi plugin selesai, selanjutnya adalah melakukan setting atau konfigurasi pada Q2W3, konfigurasi ini untuk menyesuaikan fixed widget antara jarak dengan header dan sebagainya. Masuk pada bagian Appearance > Fixed Widget Option

cara membuat sticky widget wordpress

Sesuaikan pengaturan dengan kebutuhan dan template yang digunakan agar terlihat rapi. Jika mengikuti setting seperti pada gambar ada kemungkinan kurang sesuai karena setiap template memiliki ukuran berbeda antara jarak header ke konten.

Baca: Cara Memilih Template Yang Bagus.

Pada pengaturan Fixed Widget juga bisa ditentukan dimana akan berfungsi, misalnya mengatur fixed widget hanya pada layar ukuran 900px keatas, sehingga ketika ukuran layar kurang dari 900px maka widget tidak akan melayang (floating).

Cara Menggunakan / Mengaktifkan Widget Fixed

Setelah melakukan konfigurasi pada fixed widget option, selanjutnya adalah menggunakan fixed widget. Untuk mengaktifkan sticky widget ini hanya perlu memberi tanda centang pada widget yang ingin dibuat terlihat melayang (fixed) ketika di scroll.

cara membuat fixed widget

Selanjutnya simpan widget dan lihat hasilnya. Sangat mudah untuk membuat fixed widget di WordPress, terlebih menggunakan plugin yang sudah tersedia.

Poin Penting Widget Fixed

Sebaiknya tidak menggunakan sticky widget untuk versi mobile, kecuali ukurannya kecil dan berada pada bagian paling bawah pada layar. Karena akan mengganggu kenyamanan pembaca.

Pemasangan sticky untuk mobile yang tepat adalah selalu berada pada bagian atas atau bawah. Kebanyakan cara seperti ini digunakan untuk menampilkan iklan dengan ukuran kecil, dan tidak mengganggu kenyamanan.

Mengenai plugin, ada baiknya hanya menginstall jika memang diperlukan. Jika tidak sebaiknya tidak perlu menginstall fixed widget plugin agar tidak mengurangi kelancaran situs, dan pastikan semua plugin yang digunakan adalah versi terbaru.

Baca: Plugin WordPress Harus Update Untuk Kemanan.

Keuntungan Memasang Widget Fixed

Keuntungan ketika memasang atau mengaktifkan fixed widget adalah dimana ruang sidebar yang kosong ketika di scroll akan tertutup, dan jika digunakan untuk iklan maka akan selalu terlihat oleh pembaca.

Alasan kebanyakan pemilik situs menggunakan fixed widget adalah karena dua hal tersebut, tapi yang paling banyak dijumpai memang fixed widget digunakan untuk iklan (meski tidak selamanya seperti itu).

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *