Memilih Nama Domain

flat design

Cara Memilih Nama Domain Yang Baik

Domain, sebuah sebutan yang tentu sudah sangat familiar bagi kita semua. Dimana sekarang ini sudah banyak sekali blogger yang beralih menjadi blogger pro yang menggunakan domain untuk blog mereka dan mulai meninggalkan sub domain gratis yang ditawarkan penyedia.

Sebenarnya seberapa penting sebuah domain?

Menurut saya pribadi, ini sangat penting. Mengapa?, karena ini nanti yang akan menjadi identitas sebuah website atau situs.

Lalu bagaimana memilih nama domain yang tepat?

Dalam memilih nama domain sebenarnya bisa dikatakan susah-susah gampang, karena bisa menjadi sebuah hal yang sepele bahkan rumit. Asumsinya seperti ini, Anda ingin membuat sebuah situs yang mewakili Anda, maka domain bisa didaftarkan sesuai dengan nama Anda (contohnya blog ini). Jika situs yang akan dibuat mewakili sebuah brand atau usaha maka bisa mendaftarkan domain sesuai nama brand atau usaha tersebut, namun bagaimana jika domain yang akan didaftarkan adalah benar-benar baru?

Tips memilih nama domain menurut saya adalah sebagai berikut :

  1. Mudah diingat
  2. Mudah di eja/mudah di hafal

Diluar itu, penamaan domain bisa disesuaikan dengan topik situs yang akan dibuat nantinya. Misalkan saja akan membuat situs yang membahas lele, maka domain yang didaftarkan pun harus berhubungan dengan itu (jika tidak pun sebenarnya tidak masalah).

Selain menggunakan kata atau kalimat yang mudah diingat, masih ada hal lain yang harus diperhatikan ketika menentukan sebuah domain. Secara umum ini hanyalah eksternal saja, dan fakta membuktikan bahwa pemberian nama domain asal-asalan lebih sering dilakukan, padahal seharusnya ketika menentukan nama domain harus dilakukan dengan matang karena akan menjadi sebuah brand.

Apakah nama domain asal-asalan itu salah?

Tidak sepenuhnya salah, karena bisa jadi itu merupakan sebuah sambungan atau tambahan sebagai bentuk penegasan. Misalnya saja ingin mendaftarkan domain dengan menggunakan nama karena akan digunakan sebagai blog pribadi (contoh: hasan.id), maka tidak perlu menambahkan kata blog dalam domain tersebut (contoh: bloghasan.id) karena orang-orang sudah pasti akan mengerti bahwa itu adalah blog milik seseorang bernama Hasan.

Tapi, terkadang kata atau kalimat tambahan juga bisa saja berguna. Sebagai contoh ingin membuat blog dengan menggunakan nama sebagai domain dan kebetulan situs yang akan dibangun adalah mengenai desain, maka bisa menambahkan kata desain pada domain (contoh: hasandesain.com atau hasandesign.com).

Pada intinya, menggunakan domain asal-asalan itu tidak ada, lebih tepatnya mungkin adalah pemilihan nama yang kurang sesuai.

Apakah menggunakan nama domain yang aneh itu salah?

Penamaan sebuah domain sebenarnya tidak ada yang salah, karena se aneh apapun sebuah nama jika sudah dikenal banyak orang tetap saja akan mudah diingat. Katakanlah Google, nama tersebut tentu saja akan terdengar aneh, dan tentu akan menimbulkan banyak pertanyaan. Tapi ketika sudah dikenal banyak orang, nama yang aneh pun menjadi lazim atau sah-sah saja.

Tapi untuk lebih mudah, memang menggunakan nama domain yang mudah diingat dan mewakili isi dari situs tersebut adalah pilihan terbaik. Karena tentu orang-orang akan bisa dengan mudah mengenali situs Anda meski hanya dengan membaca atau mengetahui nama domain.

Contohnya seperti ini, Anda memiliki situs yang membahas masalah singkong dengan nama domain (alamat) pustakasingkong.com, maka ketika orang-orang membaca domain pustakasingkong.com akan langsung berpikir bahwa situs itu akan membahas mengenai singkong. Dan ketika mereka menemui situs lain yang sama tetap saja yang akan diingat adalah pustakasingkong.com karena selain mudah dikenali juga (mungkin) memberikan informasi atau pengetahuan yang lengkap.

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 11 =